Showing posts with label Tentang senja dan kesenduannya. Show all posts
Showing posts with label Tentang senja dan kesenduannya. Show all posts

January 23, 2013

Hujan itu Konyol..

Hi guys.. 
Apa kabar.. #lesu banget

Hari ini.. bukan sore ini.. 
Harusnya sore ini aku bisa langsung stay in home, 
Tanpa harus ditahan oleh sang hujan..

Ya, Sang hujan menahanku,
Di senja yang kian menggelap.
Entah kenapa, ketika kurasa hujan mulai pergi,
Ia kembali lagi ,, 
Mengingatkan aku akan memori lalu,

Apakah sang hujan sengaja melakukan itu?
Kelihatannya sang hujan sengaja melakukannya.

Ketika kurasa,
Malam mulai datang.. 
Hujan tak juga pergi,, 
Rupanya ia ingin melihatku tetap tinggal bersama sang malam.. 

Malam, juga tak ingin beranjak untuk berhujan-hujanan
Seperti yang lain.. 
Ia tetap disini, di sampingku, 
Memutar sebuah sonata,
Dan mulai mengomentari diriku..

Ah.. aku suka komentarnya..
Komentar lucunya

Pernah satu waktu, 
Ia berceloteh tajam,
Yang tentu saja menohok diriku..
Tapi malam memang begitu..
Ia menyuruhku melupakan 

Pelangi,
Matahari,
Hujanku..
Dan menyuruhku, tinggal di kegelapan 
Bersamanya
 Berdua.. 

Dan tentu saja,
Aku yang perhitungan ini tidak bisa menerimanya.. begitu saja..

Ahh.. 
Spekulasi bodoh
Logika yang gila.

Aku tahu ia berpikir seperti itu..

Ia menyesalkan Logikaku yang berlebihan..

Bukan itu..
Hanya saja perasaanku masih pada sang Matahari itu...
Iya, dia yang lebih menyilaukan mataku daripada kesemuanmu..

Aku sadar
Kamu memang malam, yang penuh misteri,

Tapi 
Aku bukan orang yang bisa kamu harapkan begitu.
Aku bukan orang yang tepat untuk misteri dan keheninganmu 
Aku orang yang selalu melongok ke masa lalu..

Malamku sayang.. 
Tahukah kamu ungkapan 
Kalau jodoh tak lari kemana?

Haha
Jika kau jodohku, pasti akan berakir denganmu juga..
Tapi tidak sekarang..

Eh, ternyata hujan tak sependapat denganku..
Ia lebih suka jika aku bahagia dengan kamu
Daripada dengan sang Matahari yang tidak bisa ku jangkau. 
Sejengkal pun.

Sedih jika mengingat itu..
Keegoisanku..

Sekarang aku seperti melihat 
Film dokumenter
Yang berjudul, Keegoisan,
Dan bersambung dengan Kebodohan..
Diakhiri dengan yang berjudul Penyesalan.

 Kamu hebat bisa buat hatiku seperti 
Anak labil..

Dear Malam..

December 23, 2012

Please....


We sit next to each other in the car but there is no music
I always held your left hand but now you’re picking at your lips
I know what you’re going to say, please don’t say it
Don’t know why 
 I want to draw out each minute, each second
But the empty road rushes me on
After going round and round
I arrive at your house that’s so familiar and tears fall
After spending a long day finding this place
I feel like I am lost
Please don’t, please don’t leave
Don’t know why 
 It’s not even raining but outside the window
You grow white and farther apart
Letting you go is not as easy as it sounds
I turn away, not being able to see you leave me
Tears eventually drop and I need to wipe them away now
I don’t know whether I should use the handkerchief you gave me or throw it away
Why won’t this trembling go away?
I pretend to be crazy and hold onto you but
My body won’t listen to me
Intoxicated with the scent of you in the car
I don’t want to wake up forever
 Don’t leave please (please)
Come back
On top of the empty seat you left
only your cold scent remains
Please don’t leave
Come back !! Now!!
I will hold onto the remaining scent
So come back to your place

December 15, 2012

Masih Ada Senja di Ufuk Barat

Di Ufuk timur dari sisi senduku
Kau berdiam menatap mentari
Meski silaunya menusuk mata
Entah kenapa, kau betah?!

Juga disana
Di sudut sana
Dari seribu dongeng yang ada
Kau lebih suka memagut kisahmu?!
Meski itu membunuh kamu?!
Kamu tetap bertahan
Bahkan masih sempat tersenyum

Aku sempat berpikir
"Kamu Bodoh!"
Aku tahu
Manusia Hanya bisa berharap..
Tapi, Bukan untuk menyiksa diri?!
Tapi, kamu lebih peduli
Pada seonggok batu di sudut sana?!
Katamu, Bukankah hidup itu untuk berharap?
Meskipun peluangnya hanya 0,1%?

Aku terhenyak, Padamu,
Terkadang, Sang Malam mengusikku
Memberikan kehangatan dalam heningku
Yang seharusnya itu oleh kamu,
Tapi senja lebih menarik, daripada kelam.

Hahaha....
Aku terganggu juga..
Aku juga Bodoh?!
Harapan membodohiku
Cinta membodohiku
Bukannya Benci, Tapi malah Terjerat

Padahal, jika kamu mau menyadari,
Apa yang terjadi itu, 
Terjadi di depan?!
Masih ada detik-detik kecil 
Menunggu untuk Dilangkahi,, 
Salah?! 
Detik-detik kecil itu tak pernah menunggu
Mereka terus berlari 
Bahkan sampai Kita tak sanggup berlari lagi,

Seharusnya,
Bukan untuk melongokkan kepala 
Pada sisi lalu lagi,,
Padahal....


Jika kamu sadari, Mau menyadari
Ada titik-titik hujan 
Yang terjatuh demi kamu..

Tapi kamu tak peduli,
Dan tetap termangu 
Pada bulan yang di pucuk
Menatap, Mengenang seonggok batu.

Keyakinan terkadang bisa membunuh,
Kebutaan terkadang menyurukkan kita,
Tapi kamu tersenyum,
Menganggap itu rintangan. 
atau bahkan 
Kebodohanmu?

Kamu ingin seperti merpati, katamu?
Kamu terima diperlakukan seperti itu?
Dianggap angin lalu oleh mentarimu?

Tapi aku tidak?!
Aku Tak Bisa?!
Sampai di sudut tahun ini,
Kamu masih jadi merpati bagi batu itu,
Dan di sudut tahun ini, Aku
Hilang....