Showing posts with label Curhatan tentang masa lalu. Show all posts
Showing posts with label Curhatan tentang masa lalu. Show all posts

May 11, 2013

Look At You, Still... Andre...

I get scared, the more you look at me
I guess I keep making you cry
Because my scarred heart might pull you close,
I difficultly turned away
I am afraid, the farther I get from you
Because it feels like I can’t ever go back
In case I might lose you forever, in case you might forget me
So I can’t go anywhere

I don’t know why I’m like this
But the one thing I do know is that I love you

 I love you, I love you
No one in this world can replace this love
You are at a place where I can reach
But I can’t have you
But though tears come, I still look at you
I don’t know where the end is
But the one thing I do know is that I can’t stop

If only I can go back to the beginning
Would we have been different? Would we have been happy?
The more I love you, the lonelier I get
I can’t stand this longing
So I can’t push you out of the deepest part of my heart
Though tears come, I still look at you
I miss you so I look at you

April 02, 2013

Ingatkah Kamu?

     Dear Sang Kenanganku...

   Beribu cerita, 6 tahun bersama yang tak lekang oleh waktu. Tawa, canda, kegilaan sudah kita lalui, sampai pada part yang mungkin tidak cocok untuk kenangan kita yang, Memorable.

    Kamu ingat? Saat dimana aku menangis, karena tidak bisa lepas dari kenangan menyakitkanku tentang dia, dan kamu datang membawa sejuta api yang mampu membakar seluruh kenanganku, hingga yang tersisa cuma kamu dan aku.. :')

     Kamu, yang memberi aku arti cinta yang sesungguhnya. Kamu yang mengajariku, mencinta, mewarnai hidupku, dengan tinta cinta. Kamu, katamu, tak akan pernah meninggalkan aku.
     Dan bodohnya, pikiran polosku, juga menganggapnya demikian, kamu yang ditakdirkan untukku...

Sampai datang dia, yang dengan segala janjinya menyeretmu dari gubuk memori ini. Kamu, dan kenangan tentangmu yang kamu tinggalkan bersamaku, meski itu indah tapi terasa menyakitkan tanpa kamu, Senyuman, tawa khasmu, sekarang bukan menghibur lagi tapi menghantui. Aku Gila.. dan KAMU SEBAB UTAMANYA. Dan dengan Senyuman Innocent yang dulu sanggup melantakkan aku, kini malah menghantuiku.


      Untuk sekarang ini, sepertinya kamu jadi Lucifer di hatiku...
                       Bukan lagi Malaikat Putih yang membuatku jatuh dan mencinta.

Tapi, hatiku masih enggan melupakanmu....  Dear Sang Kenangan...

February 27, 2013

Baris Terakhir

Ku tatap sebuah nama yang terukir dalam nisan itu. Ah, ya, kamu , seseorang yang memberiku kenikmatan. Walau hanya dalam mimpi. Kini terbaring tak berdaya dibawahnya.

Akhirnya ku sadari semuanya hanyalah mimpi. Mimpi yang Kamu berikan saat itu terasa sangat nyata. Kenangan terakhir yang kamu berikan sebelum benar-benar pergi meninggalkan dunia ini. Mimpi itu benar-benar nyata bagiku.

‘Aku berjanji, aku akan tetap bersamamu, mencintaimu, menyayangimu, sampai  akhir hidup kita dan bahkan jika kamu sudah tidak ada disini lagi, aku akan tetap menunggumu hingga waktu itu datang’ kata-kata itu masih terngiang-ngiang di otakku. Aku masih mengingatnya. Aku meyakini jika itu adalah ucapan yang benar-benar ingin kamu sampaikan padaku.

***
Aku rela jika aku harus hidup dibawah bayang-bayang mimpiku, asalkan aku bisa selalu bersamamu.. Jika hanya lewat mimpi aku bisa memilikimu seutuhnya, mencintaimu, dan selalu ada disisimu aku rela untuk tidak pernah terbangun dari mimpiku..
Ternyata begitu sulit untuk mencintaimu di dunia nyata.. Kau telah pergi meninggalkan semuanya.. Senyummu begitu berarti banyak bagi kehidupanku..
Tetaplah datang dalam mimpiku, karena hanya itulah yang dapat membuatku sanggup menjalani hidup.. Biarkan aku tetap hidup dalam bayang-bayang mimpimu.. Biarkan aku tetap mencintaimu dalam mimpiku sampai kita dipertemukan kembali… Dan biarkan aku tetap memilikimu selamanya…
disisimu aku rela untuk tidak pernah terbangun dari mimpiku..
Sebenarnya, jika aku boleh jujur, pada diriku, atau bahkan pada kamu.. Keceriaan, Senyuman, seakan semua baik-baik saja, itu bukan aku.
Pribadi yang kuat, yang bagi mereka, aku bisa menangani semuanya, itu bukan aku. Aku ingin menangis, ingin melimpahkan segala kekesalan diri yang mungkin hendak meledak ini, tapi, aku bisa apa?
Pada akhirnya aku hanya bisa berlari pada sang malam dan melimpahkan segala kepedihanku. Ingin aku berontak. Aku tak mau hidup seperti ini. Diselimuti kediaman tentang segala hal yang ingin ku ungkapkan. Segala terasa berbeda. Aku tak seperti dulu mungkin.
Yang bisa seenaknya menyatakan apa yang aku rasakan.

Memelukmu dibelakang  sekolah  dan mengadu padamu, ada yang menggangguku?
Aku rindu saat itu.
Tapi waktu  tak dapat lagi diputar.  Jika saja ada. Aku ingin memilikinya. Sayang waktu bukan seperti jam pasir yang bisa dibolak-balik semaunya. Sehingga aku dapat memutar kembali masa itu, waktu itu, saat itu dimana disana ada aku, kamu, dan hujan..

Hah, jadi bicara tentang hujan lagi.  Ya hujan memori itu.. 12 tahun yang lalu. Saat kita, masih penuh dengan senyum kekanakan, tawa ceria.  Berlarian, seakan-akan waktu mengejar kita, Di waktu itu, kita, aku dan kamu, ya, dengan 5 sahabat kita, Kinkin, Cahya, Noval, Iqbal dan Citra. Itulah cerita . Kemarin terulang lagi, tapi bukan dengan kamu, bukan dengan 5 sahabat kita..
Tapi dengan bola biru, kuning, putih dan jarring-jaring net, tiang penyangganya, lapangan coklat berpasir, juga embun petang, dan juga sosok itu. Sosok yang membawa alunan lagu masa lalu, yang indah. Ya, Sosok itu, yang membuatku jatuh cinta pada Masa Orientasi Siswa. Dia, yang sejenak mengalihkan bayanganmu sejenak.
Konyol kan?
Kamu pikir, dia bisa mengalihkan aku sepenuhnya dari bayanganmu? Tidak?!
Kamu pikir aku bahagia? Tidak?!
Rasa bersalah menghantuiku. Aku selalu melihat sosokmu lagi di dirinya. Kamu yang aku lihat.. bukan kakak itu. Bukan dirinya sendiri?! Salah kan?
Yang penting kamu sudah bahagia. Itu cukup.

January 18, 2013

Malam dengan Kesunyiannya

"Malam itu indah"

Itu yang kamu katakan jelas.. :)

Tapi sekarang, aku merasa  bukan apa-apa,,
Karena Di dalam malam itu tidak ada sosokmu..
Kamu masih tetap Mentari yang dulu,
Yang menyinari seluruh hati, hari dan bahkan jiwaku..

Apakah kamu menganggapku hanya malam yang sekedar malam?
Tempat semua orang mengabaikanku?
Apa kamu sama seperti mereka,

Jangan katakan kamu, juga menganggap seperti itu,
Jangan!!!
Itu sama saja membunuhku,,
..

Pernah melihat matahari dalam gelap?
Harapanku juga pernah sirna karena pertanyaan konyol ini..


Namun aku terus mencari, mencari, dan mencari..
Meski tanganku gemetaar,
Jiwaku lelah..
Tubuhku tak lagi tegak..
Hampir tak bernyawa juga,
Aku terus berusaha..

Beranjak dari cemoohan mereka..

Tau bagaimana rasanya?



 Ya seperti boneka itu,
Mati!
Ditusuk tepat di hati,

Coba kamu yang jadi boneka itu?
Rasakan perihnya di tusuk..
Di Buang, atau di abaikan...

Cuma aku yang bisa merasakan.. karena aku korbannya.. :)

Berkabung Bersama Mendung

Aku sudah lupa rasanya mengerjapkan mata katerna Matahariku,
Aku gagu rasanya, bersentuhan dengan sedikit matahariku

Kamu tau Kenapa?

Karena aku sudah hidup bersama mendung untuk waktu yang lama,
 Mengertikah kamu bagaimana rasanya ?
Berada di tempat yang mengerikan tanpa adanya cahaya?

Hanya matahari yang kuharapkan ditengah dingin ini..
Aku benci dingin..

Aku butuh matahariku,
Untuk menghangatkan hatiku yang sudah kaku.

Mungkin,,
Matahari masih tak bisa melihatku
Karena ada mendung yang menyelimutinya...
Heran. Dia matahari tapi tak kuasa atas mendung.
Harusnya bisa saja ia menghalau mendung itu untuk jadi hujan

Benar kan?

Ternyata matahari masih belum bisa berpikir waras.


January 17, 2013

Masih Tentang Si Kakak

Fiuuhhh.. Setelah Sekian banyak jadwalku,, dari manggung sana-sini, syuting, fashion show, Pemotretan, sampe ngesot pinggir jalan sekalian #bohongdehh ,, akhirnya aku dapet waktu buat ngejabanin kamu lagi Blog?! yuhuu senengnya sampe guling-guling sana-sini.. tralalala trililili,,

Helooww,,, Spada,, Anybody here?

Yah setelah beberapa hari Fullday yang katanya Kakak kelasku Dulu kelas XII itu Santai sekali yang katanya tidak ada tugas yang menumpuk dari pelajaran ke pelajaran dan yang ternyata setelah aku menjalaninya sendiri dan aku bisa merasakan kalau SEMUA SALAH BESAR.. #tuh gue capslock+Bold tulisannya. Tuh masih belom di puncaknya.. ntar puncaknya pas aku UJIAN NEGARA  #capslock lagi..

Huft.

Tapi masih ada secercah mentari dan kali ini masih diselimuti kabut dan meski aku adalah malam yang hanya bisa melihatnya dari jauh dan ia hanya bisa melihat seseorang yang mungkin udah ada yang punya.. #Ceiceicei  sempet*nya..

Udah* Capek, #Next
Ya, itu dia si kakak itu,,
Si kakak yang sempat jadi seniorku, di Organisasiku, Kakak cantik .#ini cowo loh ciyuss!!. hehe..
Ngga tau kenapa ya, kalo aku liat kakak itu, aku ngerasa degdegdeg     seerrrrrrrrr....!
Pokoknya aneh lah sama kakak itu, aku ngerasa pingin jadi yang the best di organisasiku dulu ya berkat kakak itu, aku kuat menghadapi segala rintangan, ya berkat kakak itu, dan sampai aku merasa jenuh sekali sama hidupku ya, kakak itu solusinya,, kakak itu jadi Klinik Tong Fang buat aku..  #Mungkin, Ekh Kok Tong Fang sih?

Iya, berkat ke klinik Tong Fang saya yang pertamanya waras jadi gila tingkat akut.. terimakasih Tong Fang.. (lholholholho.. kok..)

Abaikan Yang tadi !..

Serius ya ini,,

Kakak itu , Kakak yang tinggi, Putih, tapi karena bedak ato emang bneran putih? ngga tau juga.. hehehe.
Yang jelas aku suka kakak itu . (Titik) plus ! ( tanda Seru) dan ga pake , (koma)

Meskipun banyak yang bilang,, "Kenapa sih kamu kok suka ama dia?" #diam tanpa kata, "kan kabarnya dia suka ama orang lain?" #speechless , "Ntar bisa tuker-tukeran bedak donk?" #pingsan
"Apa sih yang kamu suka dari kakak yang melambai itu? " What? Melambai? Ha? #Oke kali ini ngga bisa tinggal diam, ambil pentungan dan sebangsanya, kalo perlu jurus chidori punya sasuke aku gabungin ama rasengannya naruto, plus sabaku no gaara gue hancurin dia! enak aja bilang pujaanku melamabai.

Huft .. Yang aku suka dari dia, Sifat kepemimpinannya, Ketegasannya, Kepintarannya terutama, eh menurutku loh ya?  memang sih, menurut kalian aku terlalu idealis. Dalam artian ngga mau liat kecacatan dari dia, yang kalo diliat ato mengenal lebih dekat lagi pasti akan keliatan.

Ya, Aku menyukainya, lebih dari aku menyukai yang ada di dunia ini, Tapi aku lebih mencintai diriku, Harga diriku, he.em meski aku suka tapi aku diam, itu jawabannya, dia itu matahari kan, pusat tata surya, yang ga bisa di dekati dengan mudah, bukan gengsi ato apa, tapi kesannya lebih dekat ke takut, ya takut, inget deh gimana rasanya pas dia bentak aku, pas LDK dulu, deuuuhhh takuut. syeeerrrreeemm...

He ini ciusan.. kelihatannya kaya gitu kan... tapi dia berhasil bikin salah satu temenku dulu, apa ya? bukan temen sih lebih tepatnya kenalan eh mantan teman.. Bertekuk lutut sama Kakak itu, entah itu beneran tulus ato cuma action... sekali lagi ac-ti-on,,, Aku waktu itu emang ga tau apa-apa sih, soalnya aku sakit waktu itu, beneran sakit sampe di bawa ke U-K-S,, UKS temen-temen.. Eh ada insidenitu, ya aku bela-belain masuk barisan padahal kepala lagi nyeri-nyeri, kepala senut-senut, minum oskadon.. #lho? jadi iklan..

Abaikan!
Ya jadi aku bela-belain masuk barisan cuma biar aku ngga di cap pengecut,.. Pe-nge-cut,, kenapa ?
Dari dulu sih, Aku punya prinsip, jangan sampe aku di cap pengecut sama orang-orang di lingkunganku,
Kaya waktu itu, Nama baikku di pertaruhkan, semacam ada yang nyebar fitnah klo aku suka ama pendampingku waktu MOS SMA dulu, Iya kalo orangnya itu ganteng, Mukanya mulus,, Lah ini?! Ngga kaya Kakak itu, kan aku udah bilang aku ngga suka sama Orang Culun model gitu.. Nah ini..
Dan jadilah berita kalo aku suka sama cunguk satu ini menyebar bak undangan pesta dansa pencarian putri untuk pangeran Philip.. di cerita* Cinderella itu lohh..

Eh, yang nyebar fitnah siapa yang dilabrak siapa, Dia ngelabrak aku via salah satu Jejaring sosial, Terus pake bawa-bawa nama sahabat baikku lagi. Ya akhirnya sahabatku itu ngga terima kan, di Tonjoklah dia, tepat di matanya kali ya? sampe jerawatnya yang kaya gunung itu pecah?! ehh,, Aku besoknya dilabrak orang satu kelasnya dia.. Jujur sih takut, ada, pertamanya ngga, tapi karena sana main tangan,, Dan jumlah ga imbang, ya iya sana satu batalyon badannya bongsor-bongsor, dan aku seorang diri, mending nyerah dulu deh,,
Terus mereka nyuruh aku ngomong ga jelas yang intinya aku harus mengakui hal yang tidak aku lakukan sama sekali,, Pasrah, ya iya satu batalyon gitu,,, Akhirnya Besoknya.. aku selesaikan jalur BK. Malah aku yang disalahin..



Kelihatannya disini berlaku hukum 
Pasal 1 : Senior tidak pernah bersalah
Pasal 2 :Jika Senior terbukti bersalah kembali ke pasal 1.

Jdoeengg... gakuku dehh... Jangan sampe aku jadi senior kaya gitu, Jadi senior yang adem ayem aja deh kaya kakak itu.. : iya Matahariku. meskipun denger" Kakak itu pernah punya masalah sama Setan Kunyuk itu. berarti kita sama Kak, kamu ngammuk ke dia, dan aku wada balas dendamnya dia. Tapi lumayan lah bisa dapet satu tonjokkan waktu itu..hehehe

Kok jadi cerita tentang itu sihhhh....??????? 
Ya aslinya sih ngga mau nulis tentang peristiwa itu tapi,, gara-gara peristiwa itu banyak yang takut sama aku, kaya aku ini monster aja... :(
Bagi yang merasa Maaf ya.. :)
Kalo ga ngerasa ya udah..

Akhir kata Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh...

Sang Mentari Pengabai..

Aku tidak begitu mengerti akan jalan pikiranmu..Kau datang ketika membutuhkan, pergi ketika sudah mendapatkan apa yang kau inginkan..Kadang kau anggap aku special bagimu, tapi kadang kau anggap aku bukan siapa-siapa bagimu..

Begitulah yang aku rasakan terhadapmu,
Ketika mentariku Pergi dan tak mau kembali
Hidupku Beku!
Menjadi resah karena tak ada lagi penghangat hati yang aku banggakan.
Selalu aku rindukan, tetapi
Kamu memilih pergi karna rasa bersalahmu sendiri,
Dan mungkin juga hatimu masih pada Sang pembuat hujan?

Kamu yang aku anggap sang mentari,
Perlahan-lahan menjauh, memilih berkelana di luar sana, meski tetap bertumpu dan berharap pada hujan.
Sakit memang pertautan hati nyang tak bisa bersatu,
Meski si senja tetap di dekatku, masih saja aku lebih berpihak pada matahari,
Apapun bisa aku lakukan hanya untuk menulis sebait kecil puisi untuk sang mentari.

Mengikuti kemana ia pergi ,
Sang mentari meski banyak hal yang menghalangi ku, bertemu denganmu,
Aku masih tetap berharap hati mu akan berakhir denganku.
Meski Aku hanya sebuah Malam untukmu.


January 13, 2013

Kenangan Tentang Kamu, Sang Hujan

 Dalam sebuah cerita, pasti akan ada beberapa bagian yang paling disukai diantara bagian-bagian lainnya. aku juga memiliki beberapa bagian tersebut. Salah satunya saat hujan seperti ini. aku dan kamu, kita. Saat dalam perjalanan dialog di beranda rumahmu dan tiba-tiba hujan datang mengahampiri.

Seperti sebuah kotak musik yang tidak akan berhenti memainkan musik ketika dibuka, begitupun kita yang akan terus menganga saat melihat tetesan-tetesan air perlahan-lahan turun ke bumi. Membasahi tanah dan menimbulkan aroma khas yang selalu kita nanti.

Malam itu, bukan senja, ya senja itu  kita duduk berdua,, dibalik Jendela kaca, yang seakan menjadi etalase kita, 
Aku diam memucat tidak berani membuka mulut, meski dingin merasuk tajam melalui pori-pori jaketku, dan mungkin bisa membuat aku beku seketika. Tetapi, ketika melihatmu mematung mengagumi hujan, itu jadi sesuatu yang aneh, seperti roh-roh aneh merasukiku, aku ikut hanyut dalam diammu, mengikuti setiap sudut tatapanmu, bagiku hujan saat itu ada disampingku, bukan di depanku, di luar etalase kita..


Kamu dengan senyuman itu, ya, senyuman itu, senyum yang seakan sanggup melelehkan gundukan es di kepalaku, senyum yang cantik. Senyum yang membawa damai dalam relung hatiku,, 
Kamu menatap Mataku, dalam diam. Aku cuma bisa ternganga. Bodohnya aku, Ya aku masih si kecil lugu, tapi Kamu bilang aku hebat! Bisa menghancurkan kamu dalam untaian waktu yang singkat.. 
Seperti tasbih yang bisa dihitung dengan jari.. 

Jika saja yang ada di hatiku bisa aku ungkapkan kepada kamu,, yang ada di bibirku bisa sama dengan yang ada di hatiku.. Pasti, Kamu tidak akan menderita seperti ini. Menganggap aku yang jahat, dan kamu yang kusakiti. 
Jika saja, 
Huh, kata "Jika saja" sudah seperti harapan palsu bagi ku,, 
Jika saja adalah satu bentuk penyesalanku.

Aku selalu saja membayangkan,, bisa duduk bercanda dengan Kamu , 
Kalau saja bukan karena keegoisanku,, 

hah?! lagi-lagi  aku cuma bisa menghembuskan penyesalan sial itu?! 

Bagiku kamulah Hujanku, 
Kau tau
Saat awan kelam tak lagi ku anggap penganggu senja
Pembawa hujan itu  tak terlalu buruk
Tuk diabadikan dalam memori
Setiap hujan datang ku sempatkan duduk bersamanya.. meski kali ini cuma di balik etalase. 
Dan dibalik etalase itu Satu boneka hilang ,, dan menjelma jadi hujan.. 

Tentang Kamu,, Kakak...

Hi guys.. Kali aku mau curhat ya? ..
Tentang dia.. Tentang kakak kelasku yang cantik itu.. :) #senyum*gajede
Kemarin nih aku ketemu dia.. Hehe.. Sama salah satu sobat ku.. Waktu itu ada acara Expo Perguruan Tinggi. :)
Ya dari pada garing dirumah kan.. Mending aku jalan-jalan, opsinya 2 jalan-jalan gaje alias shopping-shopping syalalalalala atau yang bermanfaat, ya ke Expo Perguruan tinggi yang diadain sama sekolahku.
Pertamanya sih aku ngajak nyokap tercinta.Setelah puter*, keliling*, dan sebagainya.. Akhirnya Nyokap ngasih 3 opsi, yang pertama Universitas Airlangga, dan yang kedua STIKOM Surabaya, dan yang ketiga ini saran ajaib dari nyokap. Universitas Ciputra.. Hello mom .. are you lost your mind.. ??
Bayangin aja.. masuk Ciputra itu kudu punya duit puluhan juta.. puluhan juta cuy.. sekolah disana sama aja beli motor satria dapet 2.. Tapi kalo diliat* itu bagus juga sih... Tapi tetep aja deh..
Aku cuma maunya di UNAIR #tandaseru+titik .
Oke mamaku kasih opsinya itu swasta semua ya? Pokok yang pasti negerinya ya itu.. UNAIR..
Terus yang kedua? Lagi* nyokap kasih opsi yang ajaib.. UNESA..  Oh God why?
Kenapa harus Surabaya semua?!
Alasannya satu ya itu.. Mamaku takut jauh-jauhan sama aku... hehehehe pede banget ya?
Waktu aku debat beliau .. eh beliaunya bilang.. Kamu mau kuliah di Malang? terus kamu tinggal dimana? Sama siapa ? Ntar makannya gimana? Nanti kalo kamu telat makan gimana? ngga ada yang ngawasin kamu gimana? ntar kalo kamu sakit gimana? Arrrrrararrarrarragghhhh.. Mammaaaaaaaaaaaaa!?
Aku kan bukan anak kecil berumur 3 tahun yang harus diantar ke kamar mandi kalo pipis, bukan balita yang harus disuapin kalo makan, bukan anak bayi yang harus di ninabobo.in kalo mau tidur ,dan lagi Aku-Anak-Pertama, dan Kenapa-Cuma-Aku-Yang-Dapat-Perhatian-Khusus?

Hashh jadi ngelantur.hehehe... Oke singkat cerita Aku tetep di sekolahin di Surabaya.

Jadi apa hubungannya sama si kakak kelas Cantik yang aku suka itu..?
Ya jelas ada lah.. Dia itu sekolah di PTN di kota apel.. see?
Dan dia Di Kota apel yang sejuk sedang aku di kota pahlawan yang panas.. See?
Oh God... Why always me?

Tapi ada satu kejadian yang aku inget kemaren.. owh senangnya.. Ketemu doi .. Iya kakak kelasku yang cantik ituu..
Waktu itu aku lewat Stannya dia.. stan nomer berapa aku lupa.. pokok tempatnya di mantan kelasnya juga..
kalo dulu kelas XII smart 2 tapi sekarang jadi XI ipa berapa gitu.. ga inget.. okay back to the story
Jadi Pas dia muter-muter ..yah tau sendiri lah.. sejak aku masuk sekolah itu sampe sekarang aku mau lulus dia tetep sie sibukk..oke next
 Temenku tiba-tiba nyeletuk..
x: eh.. Mas Cantik .. tuh..
Aku : mana" (sambil celingukan)
x: itu tuh.. (sambil nunjuk" orangnya gila aja.. nih anak bikin gue malu)
Aku: eh neh.mu nunjuk* kaya orang liat setan aja..
x: lah emang setan kan? tuh.. Bedaknya tebel banget..
Aku: (melotot mau marah tapi itu fakta) yah... itu kan.. biar.. -_-  #speechless
x: hehehe #ketawaevil

Yah emang fakta sih .. Dia pake bedak.. :) tapi cowo cantik itu bagiku,, sesuatu deh.. :)

" kenapa sih kamu suka sama dia?"
Temenku nanya..

Jawabannya simple.. " Ngga tau.."

Dan itu mulai aja pas waktu mos..
Pas perkenalan panitia. Kebetulan MOS di sekolahku pake sistem pita.. jadi semakin tua warna pitanya semakin tinggi tingkatannya..
Dan dia Pita Ungu.. pita tertinggi.. wehehehe dan aku jadi penerusnya lohh
Pertama liat dia.. Kakak Keren.. Aku harus dapet tanda tangannya..

Akhirnya deh dangan susah payah aku melewati rintangan demi rintangan.. dari yang disuruh goyang inul didepan masjid.. Nembak kakak kelas.. ga pake senapan lohh.. kalo pake aku mau deh. tembakin satu-satu.. Mungutin sampah, nyanyi lagu mars sma keras-keras.. perjuangan broo. lewatin jalur terlarang..
Demi tanda tangannya dia..
huft.. sumpah capek, sama kaya ngetik tulisan ini, # ya iyalah capek kamu ngetik ini aja sambil tahan napas..!#
Dan aku berhasill.... Rasanya itu kaya terbang keawan terus tembus ke surga.. di surga ada bidadara kaya dia.. wuaaaahhhhhhh!!!! satu kata : Seneng!

Dan itu berlanjut sampe sekarang kaya addicted sama kecantikannya..
Love him so much lah..
:) :*
Dia itu kaya matahari buat aku.. :)

January 08, 2013

Hujan dan Pelangi

Wangi lembab merasuk di alam heningku
Menguak lagi memoriku di masa lampau
Di dalam kereta besi 
Dan iringan sonata sendu
Kamu, Terdiam .. Bagai Elang
Matamu awas, menerkam jalanan basah
Yang berkelok
Kalau saja bukan karena ulah sang Hujan
Jalanan itu takkan menciptakan memori 
Seperti ini..

Hm... 
Sepertinya aku terlalu sering menyalahkan Sang Hujan..
Hingga pelangi di sebelahku terlihat garang..

" Kamu tahu tidak? Jika tidak ada Hujan, Pelangi tidak bisa muncul.." , ujarnya dengan tersenyum

" Aku suka Hujan, seperti aku suka Matahari.. Berkat mereka aku bisa melihat Pelangi..", ungkapnya jujur

Tampak dari sudut matanya yang seperti bulan sabit.. 

Ialah Pelangiku
Yang memberi arti cinta pertama kali
Yang memberi arti sedih pertama kali
Yang memberi arti kata tulus pertama kali
Pelangi yang hanya bisa kulihat 
Pelangi yang memendarkan 7 warna dari satu titik
Ia juga yang memberi arti Setia
Dan juga Candu

Pelangiku
Selalu dalam hatiku...

Dan ia masih tetap sosok pelangi
Dari hariku yang gelap
Ia yang datang dan memberi paket tawa dan warna dalam hidupku..

Dan sang hujan... 
Yang memberiku pelangi..
Aku ... Berterimakasih padamu.. dan kenangan tentangmu..

December 31, 2012

Di Sudut Tahun..

Bau hujan masih tetap seperti ini
Masih tetap sama, seperti terakhir kali 
Aku bersamamu
Berdua, menari, bercanda
Dibawah langit yang tengah menangis
Menghabiskan waktu
Menghibur langit yang tengah gundah
Berangan-angan tangisnya kan berhenti 
Melihat tawa kita berdua
Tapi nyatanya, tanggapannya berbeda
Langit semakin deras tangisannya
Mungkin ia iri dengan kita berdua yang tertawa lepas,,
Ketika itu aku sangat bahagia,
Bisa melihat kamu tertawa, Lepas
Kau menatapku, Seakan akulah
Matahari , sesuatu yang kau favoritkan
Seakan akulah ... Cahaya dari kehidupanmu

Ingatkah kamu,??
Ketika kau genggam tanganku dan berkata, 
" Hujan ini sangat aku favoritkan, karena kamu disini, Kamu tahu, Aku adalah hujan, dan kamu Matahari,
dan aku bahagia , bisa melihat dan menggenggam matahari ,"
Kamu tersenyum
Tak kurasakan hawa dingin dari sang hujan, mungkin dia benar, hujan itu hangat, karena hangatnya menjalari tangan, pipi dan tubuhku.
Yang kurasa aku bahagia
Dan kebahagiaanku, karena kamu..
Tidak terasa, ini tahun ke 8 aku tanpamu
Dan waktu mulai melangkah kepada tahun ke-9 
Dan mungkin seterusnya akan begitu , tahun demi tahun bertambah satu demi satu
Tanpa bintangku... Tanpa Hujan hangatku,,

Aku Pernah berjanji
Pada diriku sendiri, didepan gundukan tanah yang telah jadi rumahmu.
Jika ada yang namanya reinkarnasi.
Dan kamu juga aku ada di kehidupan yang datang
Aku ingin membuatmu tetap tinggal denganku..
Sehingga aku tak perlu berkata
Kamu orang yang telah pergi..

Tahukah kamu betapa menyakitkannya 
Kalimat
" Kamu adalah orang yang telah pergi?"
Perlukah kutunjukkan rasanya padamu?

Sudah bisa kutebak kamu hanya tertunduk 
Merasa bersalah atas sakit hatiku,, 
Padahal, Aku tak menyalahkanmu..
Tidak pula kusalahkan Tuhan atas airmataku.. 
Aku menyalahkan diriku sendiri , Atas kebodohanku,
Atas ketololanku, Atas kecengenganku menghadapi hidupku.

Dan sekarang 
Hujan, terlihat sangat menyedihkan,
Hujan tak lagi hangat seperti 
Saat ada kamu,
Hujan jadi sesuatu yang menyebalkan
Karena di dalam hujan ada kenanganku dengan kamu
Dan mata sendumu itu 
Seperti kelabunya mendung saat menatapku..

December 23, 2012

Please....


We sit next to each other in the car but there is no music
I always held your left hand but now you’re picking at your lips
I know what you’re going to say, please don’t say it
Don’t know why 
 I want to draw out each minute, each second
But the empty road rushes me on
After going round and round
I arrive at your house that’s so familiar and tears fall
After spending a long day finding this place
I feel like I am lost
Please don’t, please don’t leave
Don’t know why 
 It’s not even raining but outside the window
You grow white and farther apart
Letting you go is not as easy as it sounds
I turn away, not being able to see you leave me
Tears eventually drop and I need to wipe them away now
I don’t know whether I should use the handkerchief you gave me or throw it away
Why won’t this trembling go away?
I pretend to be crazy and hold onto you but
My body won’t listen to me
Intoxicated with the scent of you in the car
I don’t want to wake up forever
 Don’t leave please (please)
Come back
On top of the empty seat you left
only your cold scent remains
Please don’t leave
Come back !! Now!!
I will hold onto the remaining scent
So come back to your place

November 12, 2012

Satu Jam Saja, Mr. PHP

    Satu Jam Saja

    jangan berakhir
    aku tak ingin berakhir
    satu jam saja
    ku ingin diam berdua
    mengenang yang pernah ada

    jangan berakhir
    karena esok tak kan lagi
    satu jam saja
    hingga ku rasa bahagia
    mengakhiri segalanya

    tapi kini tak mungkin lagi
    katamu semua sudah tak berarti
    satu jam saja
    itu pun tak mungkin
    ( tak mungkin lagi )
    tak mungkin lagi

    jangan berakhir
    ku ingin sebentar lagi
    satu jam saja
    izinkan aku merasa
    rasa itu pernah ada

    jangan berakhir
    karena esok tak kan lagi
    ( tak akan lagi )
    satu jam saja
    hingga ku rasa bahagia
    mengakhiri segalanya

    tapi kini tak mungkin lagi
    katamu semua sudah tak berarti
    ( tak berarti )
    satu jam saja
    itu pun tak mungkin
    ( itupun tak mungkin )
    tak mungkin lagi

    jangan berakhir
    ku ingin sebentar lagi
    satu jam saja
    izinkan aku merasa
    rasa itu pernah ada

    ( izinkan aku merasa )
    rasa itu pernah ada

Percaya atau ngga lagu ini bersejarah banget buat gue.
jadi keinget masa lalu bodo yang mungkin ngga harus aku inget. tapi mesti keinget-inget.
Bikin aku tambah ngga bisa lupa sama dia.

Ngerti kan rasanya PHP itu kaya gimana?
Apa lagi di PHP-in
Jujur nih aku pernah sekali di PHP-in ama seorang cowo- ya iyalah cowo masa cewe.. #jdooenng

Si Tersangka PHP ini mantannya temenku, kita kenalan ngga sengaja.
Lewat salah satu jejaring sosial.. Facebook.. ya emang itu namanya...
Waktu itu dia nyapa aku duluan.. Mereka belum putus sih dulu,, terus selang 2 bulan kemudian mereka putus dan aku masih sama pacarku, tapi keadaan waktu itu hubunganku sama pacarku rumit banget..
Aku sama dia semakin deket.. dia perhatian banget sama aku, sampai-sampai kita udah punya panggilan sayang... Tapi belum ada status mengikat antara aku sama dia,,, sampai pada tepatnya 11 November 2011

Angka cantik tuh kan... :)
Dia tanya gini kira-kira,, lewat SMS keadaan dia waktu itu lagi di Luar Jawa...

" Say, Hari spesial nih, tanggal cantik hari ini"

Terus aku jawab..

"iya Tapi ngga ada yang spesial buat aku.."

"terus kamu minta apa di hari ini? mumpung aku lagi baik.."
" Hari yang bisa bersejarah buat aku.. :)
" Apa?"
"ya terserah kan kamu yang mau ngasih.. "
 "apa ya?"
"kayaknya kalo hari ini ada yang nembak aku bagus tuh malahan..." balasku..

" O.. Kamu mau ditembak?
tunggu ya?

Begitu balasnya...
dan dia Nembak aku,, tapi aku tahu kalau dia bercanda.. makanya  abis dia nembak aku, aku terima, terus aku putusin, keadaan waktu itu aku masih punya cowo, meskipun hubunganku sama cowoku rumit bukan berarti aku bisa seenaknya ninggalin cowoku yang lama dan beralih ke yang baru kan?
Tapi,, 3 bulan setelah kejadian itu tepat malam minggu aku resmi putus sama cowoku ..

Aku makin dekat sama si Mr. PHP... Hubunganku sama dia makin ngga berjarak lagi, dibilang pacar bukan, tapi kalo cuma temen hubunganku sama dia kaya lebih dari temen.
Aku ngga bisa mungkirin kalo aku sayang sama dia, Aku mulai JATUH CINTA. oh God aku tahu ini salah,,
Aku sering cerita sama sahabatku yang juga mantannya dia... Aku tahu dia masih sayang sama sahabatku..
Mr. PHP,, Masih belom bisa move on dari sahabatku.. Aku sadar perasaanku ke dia itu salah banget..
Dia masih nyimpen rasa buat sahabatku, dan ngga seharusnya aku hadir ditengah-tengah mereka dan memproklamasikan perasaanku buat Mr. PHP..

Sampai akhirnya Bulan Febuari kira-kira...
Aku ngga tahu dia sadar akan perasaanku ke dia atu tidak.....
Aku menyatakan apa yang kurasakan padanya, tepat pukul 11.00 malam, waktu itu settingnya di rumah aku,, kebetulan rumahku kan sering kosong karena Orang Tuaku sering ke luar kota,
jadi Aku, sahabatku dan Mr. PHP dirumahku, setelah bincang-bincang bersama abis dari salah satu mall di Kota Kediri, nemenin si Mr. PHP beli jaket,, :), tiba-tiba perbincangan kami berhenti, krik-kirik moment..
Aku mutusin buat muter satu lagu dan kebetulan lagu itu pas banget.
Satu Jam Saja.. Sama dia.. Sebelum dia besok balik ke Jakarta dan akhirnya ke Palembang, buat kerja..
Bener-bener aku ngga bisa nhan air mataku, tapi aku terlalu gengsi buat nangis didepan dia, akhirnya aku lari ke kamar buat nangis. Sahabatku tau aku nangis.. Akhirnya dia ikut nyusul aku,, dia marahin aku kenapa aku nangis?

Sedangkan di sisi lain Aku tahu Si Mr. PHP bingung, merasa bersalah.. tentang perasaanku ke dia...

Kuberanikan diri keluar dari kamar. dengan mata sembab.
Dia meminta maaf.. padahal bukan dia yang salah.
Dan setelah kejadian itudia semakin jarang SMS aku, entah karena aku yang ngga bales atau aku terlanjur patah hati, atau karena dia takut jatuh hati sama aku juga,, :)
inilah kehidupan kawan bikin susah...:(

Dan benar saja si Mr PHP ini sampe sekarang masih sering nge PHP-in orang...
Bahkan sekarang dia menambah korban..:|

Tapi entah kenapa, perasaanku ngga bisa hilang sampe sekarang..